Hari Ini Tour Napak Tilas Kelilingi Kota Depok di Lepas Wakil Walikota Depok

132

depokpro.com, Balaikota – Di Hari jadi ke-20 Kota Depok pada tanggal 27 April 2019, kembali warga masyarakat Kota Depok akan mengukir sejarah yang pertama di lombakan yaitu tour Tapak Tilas perjalanan yang cukup melelahkan selama dua (2) hari. Para peserta akan melintasi berbagai rintangan mengelilingi Kota Depok. Tentunya panitia sudah mempersiapkan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi perjalanan  para peserta di lapangan.

Di lepas secara resmi oleh Wakil Walikota Depok H. Pradi Supriatna, di dampingi ketua panitia HUT Kota Depok H. Dadang Wihana, Kadis Runkim Dudi Mi’rad, kabaq protokol dan humas Syafrizal, Camat Pancoran mas H. Utang Wardaya, Lurah Depok Jaya Saeful.

Wakil Walikota Depok H. Pradi Supriatna mengatakan, Tapak Tilas adalah menelusuri jalan di sepanjang wikayah Kota Depok. Ini merupakan kegiatan pengingat dan meneruskan mewariskan nilai-nilai perjuangan dan sejarah Kota Depok.

“Sekarang kan masih banyak para generasi muda ga tau langsung peristiwa sejarah Kota Depok, makanya hari ini melalui napak tilas ini kita mulai dari kawasan sejarah Depok lama, dengan menempuh jarak 70 km,” kata Pradi saat di temui depokpro.com jumat (26/4/2019) di Kecamatan Pancoranmas, seusai melepas peserta napak tilas.

Sementara Ketua Panitia HUT Kota Depok H. Dadang Wihana mengungkapkan, napak tilas berlangsung selama dua hari, dimulai pada tanggal 26 April dan berakhir pada tanggal 27 April saat upacara peringatan hari jadi Kota Depok di Lapangan Balai Kota Depok, para peserta akan tiba dan di sambut oleh para pejabat di Balaikota.

“Kegiatan ini akan melewati di 11 Kecamatan di lakukan secara estafet, semuanya 6 regu, dan masing regu ada 20 orang,” ungkap Dadang.

Dadang menambahkan, ada kegiatan tersebut akan melibatkan 6 tim dengan masing-masing tim berisi 20 orang. Para peserta  nantinya akan berjalan kaki dengan membawa pataka Kota Depok secara estafet, dan akan di perkenalkan kepada Masyarakat Kota Depok.

“Para peserta yang membawa pataka berjalan tanpa henti.  Berhentinya saat akan melakukan Sholat di tempat yang sudah di tentukan panitia,” ucap Dadang.

Dadang menjelaskan, para peserta Tapak Tilas berasal dari beberapa Perangkat Daerah (PD) dan pelajar. Di antaranya Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), dan Pramuka serta lembaga masyarakat.

“Untuk memastikan kegiatan ini berjalan lancar, kita juga menyiapkan peserta cadangan, tenaga medis dan fasilitas jas hujan, dan perangkat lainnya,” ujarnya.