Ketua Umum KOOD, Budaya Depok Harus di Lestarikan jangan Ampe Punah

125

depokpro.com, Sawangan – Lebaran orang Depok tempo doeleloe merupakan produk kebudayaan yang harus dan terus di lestarikan, jangan sampai punah di era millenial ini.

Gelaran lebaran orang Depok yang di gelar di Perumahan Sawangan Village di buka Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, Sabtu (06/07/2019) dan Minggu di acara karnaval budaya di buka Walikota Depok Muhammad Idris.

“Lebaran orang Depok adalah bentuk kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Kota Depok tempo dulu. Lebaran Depok merupakan produk kebudayaan yang harus dan terus di lestarikan, jangan sampai punah,” kata Ketua Umum KOOD Depok H. Dahlan pada media depokpro.com, seusai acara rantangan Minggu (7/7/2019) di lokasi acara.

Dahlan mengatakan, kegiatan ini adalah bukti bahwa seluruh warga Depok dapat mencintai kebudayaannya, sebab lebaran Depok dukunya orang-orang depok mebiasakan adanya kebersamaan dalam setiap acara besar, kini di kembangkan sehingga tidak melunturkan kearifan lokal Depok.

Lebaran Depok yang di inisiasi oleh organisasi KOOD (Kumpulan Orang-Orang Depok) harus terus di kembangkan, biar nantinya dapat dikolaborasikan dengan berbagai macam kebudayaan lain dan menjadi agenda pemerintah kedepan.

“Depok ini juga multikultural. Tentu kolaborasi terkait kebudayaan ini akan menambah kecintaan kita terhadap kebudayaan yang ada di Depok, kalau pun nanti Pemerintah ga merespon kami akan tetap adain setiap tahunnya,” ucap Dahlan, yang saat itu di dampingi ketua Saudagar KOOD H. Acep Al Azhari.

Lebaran Depok menurut Dahlan, sebagai warisan orang tua dulu, hal ini perlu proses panjang agar supaya masyarakat mengetahui bahwa Depok dulu itu seperti ini, hal ini patut terus dijaga dan dilestarikan.

“Kami bersama masyarakat akan menjaga kebudayaan, melestarikan dan mengembangkannya, dan berharap Pemerintah Kota Depok bisa mengadendakan acara ini di setiap tahun,” tuturnya.