Cinere Tahun 2021 Prioritas Utama Pemberdayaan SDM dan Infrastruktur

26

depokpro.com, Cinere – Kecamatan Cinere Kota Depok menggelar musrenbang tahun 2020 untuk realisasi tahun 2021 di Aula Kecamatan. Kegiatan Musrenbang di buka Walikota Depok Mohammad Idris,

Camat Cinere Mangnguluang Mansur mengatakan, rencana pembangunan 2021 akan di fokuskan pada infrastruktur dengan pendekatan penyelesaian permasalahan dengan skala prioritas.

“Wilayah-wilayah di Cinere banjir maupun longsor mencapai prosentase 30% kemacetan, 70% banjir dan longsor. Ini semua masih dalam kajian dan akan kita bahas tingkat Kota,” kata Menguluang, kepada depokpro.com, Selasa (4/2/2020) di kantornya.

Menguluang menambahkan, musrenbang TA 2020-2021, sebagai pedoman pemula kegiatan pembangunan sarana dan prasarana kelurahan, dan pemberdayaan masyarakat di kelurahan yang dibagikan oleh Kecamatan selaku UPT,” ucapnya.

“Program prioritasnya sesuai arahan juknis Walikota Depok, yaitu ada kegiatan fisik dan non fisik” ujarnya.

Dikatakannya dari pagu anggaran 2,7 Miliar per kelurahan akan dialokasikan untuk kegiatan fisik sebesar 1 miliar dan kegiatan non fisiknya pemberdayaan masyarakat dengan anggaran 1,7 M per kelurahan.

“Kegiatan non fisiknya yaitu pemberdayaan masyarakat pada bidang ekonomi dan ketahanan keluarga, itu untuk kegiatan fisik yaitu infrastruktur jalan lingkungan (jaling), drainase dan sarana/prasarana pemukiman” jelas Menguluang.

Dirinya berharap, dari apa yang telah diupayakan dan disepakati bersama dapat menjawab permasalahan akses penyediaan sarana fisik jalan dan drainase unk penataan lingkungan yg lebih nyaman

“Untuk bidang pemberdayaan masyarakat dapat meningkatkan peran kelembagaan sosial sehingga menjadi perubahan dimensi sosial ke arah lebih baik lagi, sejahtera dan terlayani,” Paparnya.

Sementara itu Walikota Depok Mohammad Idris mengatakan, Kota Depok satu-satunya kota yang sudah bekerjasama dengan Biro Pusat Statistik (BPS) hal Indeks Ketahanan Keluarga (IKK).

“IKK ini bisa mengarahkan program non fisik seperti halnya terkait ketahanan keluarga, untuk cinere IKK nya adalah 77,97 dalam kategori baik dengan jumlah penduduk 150 ribuan jiwa dan kepadatan penduduk 10.351 jiwa/Km2 , untuk 10 jiwa/m2 ini cukup padat ini di posisi nomor 6 se kota Depok ” papar idris.

Menurut Idris, unsur penilaian IKK ini ada 3 komponen, di cinere ini unsur fsikologisnya rendah sedangkan unsur sarana dan prasarana cukup baik dengan nilai 75, untuk sosial kegiatan kemasyarakatan dan kegotong royongan dengan nilai 86, sangat baik, namun dengan kepadatan penduduk ini kecamatan cinere dari unsur psikologis masih banyak yang stress, apakah dengan kurangnya fasilitas.

“Dikecamatan Cinere dengan Beji tingkat kebahagiaanya tinggi dengan nilai 56,59 walaupun stress, ini by data BPS, untuk itulah perlu kita kaji hal-hal apa yang mempengaruhi dan kelurahan mana yang tingkat stresnya tinggi perlu di intervensi,” Imbuh Idris.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Cinere kata Idris, nomor 3 dibawah Sukmajaya dan Cimanggis, namun tingkat kebahagiaan sangat tinggi dengan nilai 80,” ujarnya.

Hadir diacara Musrenbang Walikota Depok KH.Mohammad Idris, Bapeda Erna, Ketua DPRD Kota Depok Yusufsyah Putra Fraksi PKS, H.Imam Turidi Fraksi PDIP, Tajudin Tabri Fraksi Golkar, Farida Rachmayanti Fraksi PKS, Tati Rahmawati Fraksi PKB, Camat Cinere Drs.Mangnguluang Mansur beserta sekcam  Drs. Otong Heryanto.MM dan para Lurah, Perwakilan DKUM Rico, Perwakilan Dinas Pendidikan Nyoman Budiarsa,  perwakilan Disporyata Ahmadd Fadilah, Kapolsek Limo-Cinere Kompol (Pol) Bintang Silaen, Danramil  Kapten Inf.Dwi Pamuji, Ketua MUI  M.Toha Gofar, Ketua KUA, KOOD,  Kepala UPT. Puskesmas Cinere, Kepala UPT

Damkar, Ketua LPM, Karang Taruna, Forum Anak, TP.PKK bersama kadernya, Ketua RW, RT, tokoh masyarakat, tokoh Agama. (adi).